Skip to main content

Makalah Transaksi - Akuntansi Perusahaan Jasa

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.


Bekasi, Agustus 2015
Penyusun





DAFTAR ISI
COVER....................................................................................................................1
KATA PENGANTAR.............................................................................................2
DAFTAR ISI.........................................................................................................3
PENGERTIAN TRANSAKSI...............................................................................4
JENIS JENIS TRANSAKSI..............................................................................5
ALUR BUKTI TRANSAKSI...............................................................................10
DAFTAR PUSAKA...............................................................................................11








Jenis-jenis Bukti Transaksi
1. Pengertian transaksi dan administrasi transaksi
Transaksi adalah aktifitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan, seperti menjual, membeli, membayar gaji, serta membayar biaya-biaya lainnya.
Administrasi transaksi adalah kegiatan untuk mencatat perubahan-perubahan posisi keuangan sebuah perusahaan yang dilakukan secara kronologis, dengan metode tertentu sehingga hasil pencatatan dapat dikomunikasikan kepada pihak lain
2. Jenis-Jenis transaksi
Transaksi yang terjadi sehari-hari di perusahaan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
a. Trasnsaksi internal
Transaksi internal adalah transaksi yang terjadi yang melibatkan hanya bagian-bagian yang ada di dalam perusahaan, lebih menekankan perubahan posisi keuangan yang terjadi antar bagian yang ada dalam perusahaan seperti memo dari pimpinan kepada seseorang yang ditunjuk, perubahan nilai harta kekayaan karena penyusutan, pemakaian perlengkapan kantor.
b. Transaksi eksternal
Transaksi eksternal adalah transaksi yang melibatakan pihak luar perusahaan, seperti transaksi pembelian, penjualan, pembayaran hutang piutang.
Jenis-Jenis transaksi
Manfaat utama dari bukti bukti transaksi adalah menyediakan bukti tertulis atas transaksi yang telah dilaksanakan, sekaligus untuk menghindari kemungkinan terjadinya sengketa di masa mendatang.
Bukti transaksi jika dilihat dari asalnya dibedakan menjadi :
1.Bukti transaksi internal yaitu bukti pencatatan kejadian di dalam perusahaan itu. Biasanya berupa Bukti Kas Masuk, Bukti Kas Keluar, Memo

Bukti Kas Masuk
Bukti Kas Masuk adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah menerima uang secara cash atau secara langsung.

Bukti Kas Keluar
Bukti Kas Keluar adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, seperti pembelian dengan tunai atau pembayaran gaji, pembayaran hutang atau pengeluaran-pengeluaran yang lainnya.

Memo
Memo adalah bukti pencatatan antar bagian atau manager dengan bagian - bagian yang ada di lingkungan perusahaan.


2.Bukti transaksi eksternal yaitu bukti pencatatan transaksi yang terjadi dengan pihak luar perusahaan. Bukti tersebut antara lain :
a. Faktur ( invoice )
Faktur adalah perhitungan penjualan barang yang dilakukan secara kredit, dibuat oleh pihak penjual disampaikan kepada pihak pembeli. Biasanya dibuat rangkap 2, yang asli diberikan kepada pihak pembeli sebgai bukti pencatatan pembelian secara kredit sedangkan kopiannya dipegang oleh pihak penjual sebagai bukti pencatatan penjualan secara kredit.



Informasi yang harus dimuat dalam faktur antara lain :
1. Nama dan alamat penjual
2. Nomor faktur
3. Nama dan alamat pembeli
4. Tanggal pemesanan
5. Tanggal pengiriman
6. Syarat pembayaran dan keterangan mengenai barang seperti jenis barang, kuantitas, harga satuan, dan jumlah harga.
Bagi pihak pembeli faktur yang diterimanya merupakan faktur pembelian, sedangkan bagi pihak penjual faktur yang dikirim kepada pihak pembeli merupakan faktur penjualan.

b. Kuitansi ( official Receipt )
Kuitansi adalah bukti transaksi penerimaan uang untuk pembayaran sesuatu. Kuitansi dibuat dan ditanda tangani oleh pihak yang menerima uang dan diserahkan kepada pihak yang melakukan pembayaran. Kuitansi umumnya terdiri dari dua bagian, bagian pertama diberikan kapada pihak pembayar sebagi bukti pencatatan pengeluaran uang, sedangkan bagian yang tertinggal ( Sus/ bonggol kuitansi ) untuk sementara bias dijadikan bukti pencatatan penerimaan uang. Sebagai bukti penerimaan uang kuitansi harus dibubuhi materai. Hal ini ditetapkan berdasarkan UU RI tentang Bea Materai. Untuk pembayaran dalam jumlah nominal di atas Rp 1.000.000,- wajib dibubuhi materai Rp 3.000,-
Informasi yang termuat dalam kuitansi antara lain :
1. Nama yang menyerahkan uang
2. Jumlah uang yang dibayarkan
3. Tanggal penyerahan uang
4. Nama dan tanda tangan yang menerima uang


c. Nota debet ( Debit Memo )
Nota debit adalah pemberitahuan atau perhitungan yang dikirim suatu perusahaan/badan usaha kepada pelanggannya, bahwa akunnya telah didebet dengan jumlah tertentu. Penerina nota debet ini akan mencatat pada akun pihak pengirim nota pada sisi kredit.

d. Nota kredit ( Credit Memo)
Nota kredit adalah pemberitahuan atau perhitunganyang dikirim suatu perusahaan /badan usaha kepada pelanggannya, bahwa akunnya telah dikredit dengan jumlah tertentu. Penerima nota kredit ini akan mencatat pada akun pihak-pihak pengirim nota pada sisi debet.

e. Cek ( Cheque )
Cek adalah surat perintah tidak bersyarat kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu pada waktu surat tersebut diserahkan kepada bank, ditandatangani oleh pihak yang menjadi nasabah suatu bank dan memiliki simpanan pada bank tersebut dalam bentuk giro.
Lembaran cek terdiri dari dua bagian yaitu lembar utama diserahkan kepada pihak lain sebagai alat pembayaran, dan struk atau bonggol cek untuk dijadikan bukti tambahan transaksi yang disatukan dengan kuitansi bukti pembayaran.

f. Bilyet giro
Bilyet giro adalah surat perintah dari nasabah suatu bank kepada bank yang bersangkutan untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekeningnya ke rekening penerima yang namanya disebut dalam bilyet giro pada bank yang sama atau bank yang lain. Penerima bilyet giro tidak bisa menukarkan dengan uang tunai kepada bank yang bersangkutan, tetapi hanya dapat menyetorkan bilyet giro kepada bank sebagai tambahan simpanan pada rekeningnya.


g. Rekening Koran
Rekening Koran adalah bukti mutasi kas di bank yang disusun oleh bank untuk para nasabahnya, dan digunakan sebagai dasar penyesuaian pencatatan antara saldo kas menurut perusahaan dan saldo kas menurut bank.

ALUR BUKTI TRANSAKSI
1. Alur transaksi pembelian
" proses pembelian dimulai dari permintaan bagian penjualan atau produksi
" melakukan survei pasar
" menerima berbagai penawaran dari berbagai perusahaan
" memutuskan supplier dengan mempertimbangkan harga, kualitas dan layanan purna jual
" membuat daftar barang yang akan dibeli
" mengirimkan surat pesanan
" membuat dan menanda tangani surat perjanjian dengan supplier
" menerima barang
" menerima barang sesuai dengan pesanan
" membayar jumlah transaksi sesuai dengan prosedur pengeluaran kas.
2. Alur penjualan tunai
" proses penjualan dimulai dari permintaan pelanggan ( lisan atau tertulis )
" negosiasi
" membuat dan menandatangani surat perjanjian
" membuat faktur ( invoice )
" memeriksa barang yang dijual
" menerima pembayaran
" membuat bukti transaksi
" mengirim barang yang dijual
3. Alur penjualan kredit
" proses penjualan dimulai dari permintaan
" negosiasi
" menerima aplikasi kredit
" melakukan survei kepada calon pelanggan dimasa mendatang dapat memenuhi kewajibannya
" mendapatkan persetujuan kredit dari kepala bagian kredit dengan melampirkan bukti hasil survei
" jika ya, maka dilakukan proses penjualan kredit jika tidak, dikembalikan kepada calon pelanggan
" membuat surat perjanjian penjualan kredit
" membuat bukti transaksi
" menyerahkan barang

4. Alur penerimaan kas
" dimulai dari terjadinya transaksi yang menyebabkan penarimaan kas misalnya penjualan tunai, penerimaan piutang dan lain-lain
" memeriksa bukti transaksi dari bagian penjualan
" menghitung jumlah transaksi
" menerima pembayaran
" memeriksa keabsahan uang yang diterima
" membuat bukti transaksi
5. Alur pengeluaran uang kas
" dimulai dari transaksi pembelian tunai, pembayaran hutang, dan pembayaran biaya- biaya
" menerima bukti pembelian atau bukti pengeluaran uang lainnya
" memeriksa keabsahan bukti
" melekukan pembayaran
" menerima bukti transaksi
















DAFTAR PUSAKA
Belajar ekonomi.  Soal praktek akuntansi(Persamaan Dasar Akuntansi).  Dapat diambil di: http://ekonomi-holic.blogspot.com/2012/06/praktek-akuntansi-persamaan-dasar.html
Kusumawardani, Dewi. 2009. Ekonomi : Untuk SMA/MA kelas XI.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Mulyanti, Sri dkk. 2009. Ekonomi 2: Ekonomi dan Kehidupan SMA/MA Untuk Kelas XI.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Silabus dan RPP diunduh dari: http://www.ziddu.com/download/9190821/KTSPEkonomiSMA2.zip.html
Widjajanta, Bambang dkk. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Belajar ekonomi.  Soal praktek akuntansi(Persamaan Dasar Akuntansi).  Dapat diambil di: http://ekonomi-holic.blogspot.com/2012/06/praktek-akuntansi-persamaan-dasar.html
Kusumawardani, Dewi. 2009. Ekonomi : Untuk SMA/MA kelas XI.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Mulyanti, Sri dkk. 2009. Ekonomi 2: Ekonomi dan Kehidupan SMA/MA Untuk Kelas XI.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Silabus dan RPP diunduh dari: http://www.ziddu.com/download/9190821/KTSPEkonomiSMA2.zip.html
Widjajanta, Bambang dkk. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial.
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Comments

Popular posts from this blog

Makalah Mengenai Organisasi Kantor - Administrasi Perkantoran

Daftar isi Cover ………………………………………………………………………………..1 Daftar isi …………………………………………………………………………….2 Kata pengantar ……………………………………………………………………..3 Prinsip prinsip organisasi kantor…..……………………………………………... 4 Bentuk bentuk organisasi kantor ………………………………………………….6 Struktur organisasi kantor………………………………………………………...11 Daftar pusaka………………………………………………………………………13 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan  hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Administrasi perkantoran ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Shinta selaku guru mata pelajaran Administrasi Perkantoran yang telah memberikan tugas ini kepada kami untuk memberikan ilmu kepada kita semua yang sangat bermanfaat.        Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengena...

Makalah Mengenai Kasus PT. Garuda - Kepabeanan

KATA PENGANTAR Puji  Syukur  saya  ucapkan kepada  Allah  Yang  Maha  Esa,  karena  atas  berkat  rahmat dan  karunia-Nya,  makalah  ini  dapat  terselesaikan  dengan  baik.  Yang   berjudul "Kasus Audit dan Penyelundupan PT GARUDA INDONESIA" Makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas Kepabeanan serta saya harapkan makalah ini dapat bermanfaat untuk menambah informasi mengenai dunia auditing atau pemeriksaan akuntansi. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna sempurnanya makalah ini. Bekasi, 13 Januari 2020 DAFTAR ISI     HALAMAN JUDUL ....................................................................... i KATA PENGANTAR ...................................................................ii DAFTAR ISI .....................................

Isi Rotterdam Rules - Kepabeanan

Resolusi diadopsi oleh Majelis Umum 63/122.   Konvensi PBB tentang Kontrak untuk Internasional Pengangkutan Barang Secara Keseluruhan atau Sebagian Melalui Laut Majelis Umum, Mengingat  resolusi 2205 (XXI) tanggal 17 Desember 1966, yang dengannya ia mendirikan Komisi PBB tentang Hukum Perdagangan Internasional dengan a mandat untuk melanjutkan harmonisasi progresif dan penyatuan hukum perdagangan internasional dan dalam hal itu untuk memperhatikan kepentingan semua orang, khususnya negara - negara berkembang, dalam pengembangan ekstensif perdagangan internasional, Prihatin  bahwa rezim hukum saat ini mengatur mobil internasional kerusuhan barang melalui laut tidak memiliki keseragaman dan gagal untuk memperhitungkan secara memadai praktik transportasi modern, termasuk kontainerisasi, transportasi dari pintu ke pintu kontrak dan penggunaan dokumen transportasi elektronik, Memperhatikan  perkembangan perdagangan internasional atas dasar kesetaraan...